Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 4, 2026

Bukan Kekuatan, tetapi Amanah: Renungan Manusia di Hadapan Makhluk dan Takdir

Pendahuluan Oleh Amran. Masihkah manusia pantas menganggap dirinya kuat? Pertanyaan ini bukan untuk merendahkan manusia, melainkan untuk mengajak hati kembali sadar akan posisi hakikinya di hadapan Allah. Dalam kehidupan, kita menyaksikan banyak makhluk lain—besar maupun kecil—yang secara fisik, ketahanan, dan keteraturan hidup tampak lebih stabil dibanding manusia. Dari sini lahir sebuah renungan penting: di mana letak kekuatan manusia yang sesungguhnya? Kekuatan Manusia: Sementara dan Dipinjamkan Manusia sering merasa kuat karena akal, teknologi, jabatan, atau harta. Namun Al-Qur’an meluruskan pandangan ini: “Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) kuat, lalu Dia menjadikan (kamu) lemah kembali dan beruban.” (QS. Ar-Rūm: 54) Ayat ini menegaskan bahwa: Kekuatan manusia tidak melekat , tetapi dipinjamkan Kekuatan itu sementara dan pasti berakhir Tidak ada alasan bagi manusia untuk sombong Binatang Besar dan Kecil: Pelajaran tentang Fitrah ...