Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 2, 2026

Catatan Hari Ini: Ihtiar Tanpa Beban di Tengah Hujan

Catatan Hari Ini: Ihtiar Tanpa Beban di Tengah Hujan Hari ini hujan turun sejak pagi, nyaris tanpa jeda. Waktu bergerak menjadi sempit, langkah terasa terbatas. Namun ketika hujan sedikit mereda, saya keluar dengan niat sederhana: menjalankan perintah ihtiar sebagai bentuk ibadah, bukan berburu hasil. Sekitar satu jam saya membagi brosur, lalu berhenti di teras rumah penduduk saat hujan kembali deras. Tidak ada paksaan pada tubuh, tidak ada kegelisahan pada pikiran. Selepas sholat Ashar, ketika ada celah waktu sebelum senja, saya kembali melangkah. Sekitar lima puluh brosur dibagikan hingga menjelang magrib, sampai grimis berubah lagi menjadi hujan lebat. Secara logika, peluang saat kondisi becek dan hujan sangat kecil. Namun niat hari ini bukanlah hasil, melainkan ketaatan. Menyempurnakan ihtiar berarti menyempurnakan ibadah—melangkah saat diizinkan, berhenti saat ditahan. Yang terasa justru ketenangan: hati tidak menuntut, pikiran tidak ribut, tubuh dijaga. Ada rasa haru yang lembut—...