Ketika Hijab Terbuka di Usia Senja
Ketika Hijab Terbuka di Usia Senja Renungan Tasawuf tentang Qalb, Nafs, dan Rahasia Waktu Ilahi Mukadimah Ada masa dalam hidup seorang hamba ketika ia merasa terombang-ambing antara iman dan nafs, antara cahaya dan gelap, antara panggilan ruh dan bisikan dunia. Ia berjuang, jatuh, bangkit, lalu jatuh lagi. Bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Sampai suatu hari, tanpa diduga, Allah membuka hijab dalam hatinya. Ia melihat dengan jernih apa yang dulu hanya samar. Sebagian orang diberi pembukaan di usia muda, sebagian di usia senja. Dan setiap waktu adalah hikmah. “Wallahu a’lam bissabab.” Kalimat ini bukan sekadar ungkapan ketidaktahuan, tetapi adab seorang arif yang sadar bahwa semua pembukaan adalah murni karunia Rabb. 1. Terombang-ambing: Tarbiyah yang Tersembunyi Dalam pandangan tasawuf, kebingungan batin bukan selalu tanda jauh dari Allah. Justru seringkali ia adalah tanda bahwa ruh sedang mencari asalnya. Orang yang mati ruhani tidak pernah gelisah. Ia nyaman dalam nafs dan dunia ta...