Awal Pencarian Kesadaran: Dari Buku, Imajinasi, hingga Keyakinan yang Membara
Awal Pencarian Kesadaran: Dari Buku, Imajinasi, hingga Keyakinan yang Membara 1. Benih Ketertarikan yang Tumbuh Diam-Diam Sejak Kanak-Kanak Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, jauh sebelum saya mengenal istilah kesadaran , hati saya sudah tertarik pada sesuatu yang terasa dalam, sunyi, dan penuh misteri. Saya belum mampu menjelaskannya dengan kata-kata, tetapi ada dorongan kuat untuk memahami kehidupan lebih dari sekadar rutinitas harian. Sesuatu di dalam diri seakan bertanya: apa sebenarnya yang menggerakkan manusia? Di masa kecil itu, saya sering mendengar orang-orang dewasa berbicara. Tentang orang kebal senjata, tentang mereka yang bertapa di kuburan, di hutan belantara, di gunung-gunung tinggi. Kisah-kisah itu tidak saya dengar dengan rasa takut, justru dengan rasa takjub. Dunia terasa luas, penuh kemungkinan, dan seolah menyimpan rahasia yang bisa ditemukan jika seseorang sungguh-sungguh mencari. 2. Rumah yang Penuh Buku, Jiwa yang Haus Bacaan Karena kedua orang tua k...