Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 14, 2025

Awal Pencarian Kesadaran: Dari Buku, Imajinasi, hingga Keyakinan yang Membara

Awal Pencarian Kesadaran: Dari Buku, Imajinasi, hingga Keyakinan yang Membara 1. Benih Ketertarikan yang Tumbuh Diam-Diam Sejak Kanak-Kanak Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, jauh sebelum saya mengenal istilah kesadaran , hati saya sudah tertarik pada sesuatu yang terasa dalam, sunyi, dan penuh misteri. Saya belum mampu menjelaskannya dengan kata-kata, tetapi ada dorongan kuat untuk memahami kehidupan lebih dari sekadar rutinitas harian. Sesuatu di dalam diri seakan bertanya: apa sebenarnya yang menggerakkan manusia? Di masa kecil itu, saya sering mendengar orang-orang dewasa berbicara. Tentang orang kebal senjata, tentang mereka yang bertapa di kuburan, di hutan belantara, di gunung-gunung tinggi. Kisah-kisah itu tidak saya dengar dengan rasa takut, justru dengan rasa takjub. Dunia terasa luas, penuh kemungkinan, dan seolah menyimpan rahasia yang bisa ditemukan jika seseorang sungguh-sungguh mencari. 2. Rumah yang Penuh Buku, Jiwa yang Haus Bacaan Karena kedua orang tua k...

Kisah Inspiratif: Tumbuh dalam Sunyi yang Penuh Cinta

Kisah Inspiratif: Tumbuh dalam Sunyi yang Penuh Cinta Oleh Amran . Sejak kecil, saya termasuk anak yang penurut kepada orang tua. Namun kepatuhan itu bukan lahir dari rasa takut, bukan pula karena tekanan atau ancaman. Kepatuhan itu tumbuh secara alami, seperti daun yang mekar karena cahaya matahari, bukan karena dipaksa membuka diri. Kedua orang tua saya mendidik kami dengan cara yang sangat bijaksana, lembut, dan penuh kesadaran—meski saat itu saya sendiri belum memahami apa arti kesadaran itu. Ayah dan ibu tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada anak-anak. Mereka tidak menuntut kami untuk menjadi ini atau itu. Tidak pernah ada kalimat bernada keras, apalagi teriakan di dalam rumah. Suasana rumah kami tenang, hangat, dan penuh rasa aman. Kami hidup dalam kebahagiaan yang sederhana, kebahagiaan yang mungkin baru saya sadari nilainya ketika saya dewasa. Kedua orang tua kami adalah pendidik. Ibu seorang guru agama, sementara ayah adalah guru SD sekaligus kepala sekolah. Namun aneh...