Refleksi Khusus: Mendampingi Tanpa Mengubah
Oleh Amran, SP, MSi. Refleksi Khusus: Mendampingi Tanpa Mengubah Ada satu pelajaran halus yang perlahan aku pahami dalam perjalanan ini: tidak semua kebaikan harus diwujudkan dalam bentuk mengubah orang lain. Ada kalanya kebaikan cukup hadir sebagai pendampingan yang tenang. Aku belajar bahwa setiap manusia membawa sejarahnya masing-masing. Ada luka yang belum selesai, ada niat baik yang belum menemukan tenaga, ada keinginan yang masih berjuang dengan kebiasaan lama. Semua itu bukan untuk dihakimi, juga bukan untuk dipercepat. Dalam kebersamaan, terkadang aku menyiapkan, mengerjakan, atau merapikan sesuatu tanpa banyak kata. Bukan karena merasa lebih tahu, dan bukan pula karena berharap balasan. Aku melakukannya sebagai bagian dari adab hidup: ketika mampu, maka melayani; ketika hadir, maka menemani. Aku tidak menuntut perubahan. Aku tidak menunggu kesesuaian. Aku hanya berusaha menjaga diriku tetap lurus, agar apa yang kulakukan tidak melahirkan luka baru. Aku memahami bahwa kesadaran...