Dari Titik Nol Menuju Terang Catatan Perjalanan Batin Seorang Hamba
Dari Titik Nol Menuju Terang Catatan Perjalanan Batin Seorang Hamba Wallahu a’lam bissabab. Tulisan ini bukan kisah keistimewaan. Ia hanyalah catatan perjalanan seorang hamba dari titik nol — dari badan yang terasa terkunci, pikiran dan rasa yang saling bertentangan — hingga perlahan menemukan terang yang lebih jernih. 1. Titik Nol: Saat Tubuh Seakan Terkunci Perjalanan ini tidak dimulai dari cahaya. Ia dimulai dari kebingungan. Ada masa ketika tubuh terasa tegang tanpa sebab jelas. Reaksi muncul sendiri. Napas berat. Hati gelisah. Pikiran mencari jawaban, tetapi justru memperkeruh keadaan. Di fase ini, pertanyaan yang sering muncul: Apa yang sedang terjadi pada diriku? Apakah ini gangguan? Apakah ini tanda? Namun Allah berfirman: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286) Ayat ini menjadi penenang pertama. Jika ini terjadi, berarti masih dalam batas yang mampu ditanggung. 2. Pergulatan: Pikiran dan Rasa yang Bertentangan Pada t...