Ketika Rasa Capek Tidak Lagi Menjadi Alasan Berhenti
Ketika Rasa Capek Tidak Lagi Menjadi Alasan Berhenti Beberapa waktu terakhir saya mulai memperhatikan sesuatu yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari: rasa capek. Dulu ketika tubuh terasa lelah, saya langsung menjadikannya sebagai petunjuk untuk berhenti. Rasa capek seakan menjadi alasan yang cukup untuk beristirahat. Tanpa disadari saya mengikuti dorongan itu begitu saja. Jika tubuh berkata capek, saya berhenti. Jika tubuh ingin nyaman, saya turuti. Lama-kelamaan pola ini menjadi kebiasaan. Tanpa disadari langkah menjadi pendek, aktivitas menjadi terbatas, dan rezeki pun terasa sempit. Saat itu saya sering menyalahkan keadaan, padahal sebenarnya saya sedang mengikuti rasa nyaman yang diinginkan oleh nafsu. Dengan sedikit petunjuk yang Allah berikan, perlahan saya mulai melihatnya dengan cara yang berbeda. Ternyata rasa capek itu sendiri adalah sesuatu yang wajar. Tubuh manusia memang memiliki batas. Aktivitas yang berubah tentu membuat badan terasa lelah. Namun saya mulai mema...