Bergerak karena Tanggung Jawab, Berserah karena Tawakkal
Dalam perjalanan mencari rezeki, saya mulai memahami bahwa manusia sebenarnya tidak memiliki kekuatan mutlak dari dirinya sendiri. Ketika anak dan istri meminta sesuatu, lalu muncul dorongan kuat dalam hati untuk bergerak mencari, berusaha, dan memaksimalkan potensi, saya mulai melihat bahwa semua itu pun terjadi dengan izin Allah. Dorongan untuk bangkit, berjalan, menawarkan, membaca peluang, hingga keberanian untuk singgah kepada prospek bukan semata-mata kekuatan diri. Ada tuntunan yang Allah hadirkan melalui keadaan hidup. Anak dan istri yang meminta kebutuhan bukan hanya menjadi beban, tetapi juga sebab yang menggerakkan diri untuk lebih sungguh-sungguh dalam berikhtiar. Akhirnya saya bergerak: bertebaran mencari peluang, mengamati prospek hot, warm, maupun cool, lalu singgah dengan adab dan komunikasi yang baik. Saya mulai memahami bahwa hot dan warm bukan penentu hasil, tetapi hanya sinyal pendekatan dalam ikhtiar. Sedangkan hasil akhirnya tetap berada dalam ketetapan Allah...