Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 3, 2026

Melihat Penghalang yang Selama Ini Tidak Terlihat

Melihat Penghalang yang Selama Ini Tidak Terlihat Refleksi Subuh tentang Penyebab Lambatnya Perkembangan Diri Setelah sholat Subuh, saya duduk dalam keadaan tenang dan mencoba memutar kembali berbagai perjalanan hidup yang telah dilalui. Pertanyaan yang muncul saat itu cukup sederhana namun mendalam: "Mengapa perkembangan hidup saya terasa lebih lambat dibandingkan harapan yang saya miliki?" Pertanyaan ini tidak saya arahkan kepada keadaan, orang lain, ataupun lingkungan. Untuk pertama kalinya, perhatian saya tertuju kepada diri sendiri. Saya mencoba melihat dengan jujur pola-pola yang selama ini mungkin berjalan tanpa disadari. Perlahan muncul beberapa hal yang selama ini mungkin menjadi penghambat dalam perjalanan hidup saya. Saya melihat adanya kecenderungan untuk terlalu mudah merasa kasihan kepada diri sendiri ketika menghadapi kesulitan. Ketika hambatan mulai muncul, semangat yang sebelumnya besar sering kali berangsur menurun. Dalam banyak keadaan, saya menyadari bahwa...

Ketika Target Hilang dari Pikiran

Ketika Target Hilang dari Pikiran Beberapa hari terakhir saya mengalami sesuatu yang menarik dalam perjalanan memahami ikhtiar dan tawakkal. Awalnya saya berusaha menghindari orientasi hasil. Saya memahami bahwa hasil bukan berada dalam genggaman manusia. Hasil adalah ketentuan Allah. Dari pemahaman itu, tanpa sadar saya mulai menjauh dari target, angka, dan bayangan hasil yang selama ini menjadi arah usaha. Akibatnya muncul perasaan aneh. Saya tetap bergerak, tetapi seperti kehilangan arah. Saya mendatangi orang, menawarkan produk, dan menjalankan aktivitas harian, namun terasa ada sesuatu yang hilang. Semangat berkurang. Energi tidak seperti biasanya. Seolah-olah saya sedang mengejar sesuatu yang tidak ada bentuknya. Baru kemudian saya mulai memahami bahwa mungkin selama ini saya mencampuradukkan antara target dan kepastian. Saya mengira bahwa karena hasil tidak boleh dipastikan, maka target juga harus dilepaskan. Ternyata keduanya berbeda. Target hanyalah arah. Misalnya saya ingin m...

Ketika Keinginan Berubah Menjadi Hasrat

Ketika Keinginan Berubah Menjadi Hasrat Refleksi Perjalanan Batin Hari Ini Hari ini memberikan pelajaran batin yang cukup mendalam. Sejak pagi, aktivitas berjalan sebagaimana biasanya. Mengantar kacamata, melayani pelanggan yang mengalami kerusakan gagang kacamata, hingga memikirkan berbagai ikhtiar yang dapat ditempuh untuk membantu kebutuhan Athirah. Di tengah aktivitas tersebut, muncul satu pengalaman yang menarik untuk direnungkan: adanya tekanan di ulu hati, kekhawatiran, dan tarik-menarik antara ingin tetap di rumah atau keluar menemui pelanggan. Awalnya saya mengira ketegangan itu muncul karena keadaan yang sedang dihadapi. Namun setelah diamati lebih dalam, tampaknya bukan keadaan itu sendiri yang menjadi sumber tekanan, melainkan adanya hasrat yang sangat kuat agar masalah segera terselesaikan sesuai harapan. Saya mulai melihat perbedaan antara keinginan dan hasrat. Keinginan adalah bagian alami dari kehidupan manusia. Selama hidup, manusia akan selalu memiliki keinginan. Ingi...