Hidup Saat Ini: Tawakkal, Kesadaran, dan Melepaskan Beban
Hidup sering terasa berat ketika manusia ingin mengontrol semuanya, hasil, rezeki, masa depan, penilaian manusia, bahkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Lalu perlahan muncul kesadaran bahwa manusia hanya mampu menjalankan sebab sedangkan hasil berada dalam kekuasaan Allah. Allah mengatur seluruh makhluk-Nya, manusia hanya diberi kemampuan untuk berusaha, bergerak, memilih, berdoa, dan menjaga sikap. Rezeki Allah yang menentukan, kesehatan dalam izin Allah, jalan keluar datang ketika Allah membukakan jalan, manusia hanya melakukan bagian yang bisa dilakukan lalu menyerahkan sisanya kepada Allah. Kadang malam dipenuhi kecemasan, bagaimana pembayaran besok, bagaimana jika gagal, bagaimana jika hasil tidak cukup. Padahal apa yang ditakutkan belum tentu terjadi. Maka hati belajar berkata bahwa hari ini sudah ada usaha, sudah ada langkah, sisanya diserahkan kepada Allah. Malam menjadi waktu berdoa, berdzikir, menenangkan hati, bukan memikul seluruh masa depan sekaligus. Manusia tidak harus...